Selasa, 10 Desember 2013

The dropped apples



What is in your mind when you read or heard word 'apple'?
 
This tasty and fresh apple? 
Red, perfect shape, and delicious apple?

or maybe as simple as a brand name of a company (you know what I mean)?
 

Now, please look at the next picture, there are a lot of apples!


         Aren't they gorgeous? When we see a lot of apple like this, we'll really happy and glad (at least I do). Fresh apples! The head of my school told all teachers one day that if you drop the apple to the ground many times it will (still) looks good from outside. The same delicious apple. But then, if you cut the apple into two parts, you will see the inside of the apple looks terribly bad because it has dropped. 

                                      

         She compare the dropped apple with the children and or people around us and the cause of the drop as the bullying action (verbal or nonverbal).  Bullying is an action that hurt somebody feeling, mental or physically. Maybe what we say or do means nothing for us, but for those children or people, it will be a big hole that become bigger and bigger. What she was trying to say is the target of bullying will looks okay and fine from outside. But the inside?
         That's why we have to be careful in saying anything. Kidding is only happened if both side (the one who throw the joke and the one who become the joke) are laugh together. If one of them feel bad about that, it's not a joke anymore.

       What I have learned that I have to mind my words, because wrong words can be a really sharp knife that can kill somebody.  I want my students and people around me as fresh as the apples on the tree. No scars inside them. So we can be happy together.





Minggu, 08 Desember 2013

A tree grows in my room!

          One day, I was really bored so I painted my wall by using acrylics and brushes that I bought last Saturday. First, I drew the wooden trunk and branches,


I used some newspapers to cover my bed from the acrylic's drops. When my mom went into my room she said that the trunk was so thin but i don't think so. I like it. 


                                                             Then I drew some flowers...


                                                                   and some more...


                                                                            and more...



                                              and in an hour, I found a tree grows in my room.


Rabu, 20 November 2013

Home Vs House

          Imagine my future home is so excited! I imagine the little details and also the colors. I said it as a home and not a house because this word gives me more 'warm' feeling. Cambridge Advanced Learner's Dictionary 3rd Ed. 2008 stated that house is a building which people, usually one family, live in. Not too different, home is stated as a house, apartment, or etc. where you live, especially with your family. Is it too difficult to differentiate between them?

It's okay. Me too. That is why I started to Google them. haha.

           BBC World Service defines a house as a particular type of building, but a home is a place where you live and feel that you belong to. I love this explanation. So, I decided to think about my future home, not only a house, a building, but a place where I'll live happily with my future husband and children.

      First of all, I'll make sure that I'll draw on my wall. I love drawing. So does my boyfriend. I'll draw tree,   flowers, and happiness so one day I could teach my children how to draw their own dreams.

         Next, there should be a library. I love to read books because they open my world. They  lead me into new imagination, new dreams, new life, new adventures, and the new me. Everybody can read them, they just need to put the book back after they finish (and they SHOULD be).

          White and green colors are not bad right? So refreshing. I imagine myself sit on the sofa with my husband, watching my daughter and son play on the floor. We will be happy.

          Talk about white I think I have to show you what is in my mind. Do you think that white bricks will give you a nice atmosphere? It will be nice when I hang some pictures on it. the pictures where all of my family smile and laugh.



          I love tree. It makes me feel good. That's why I want a tree in my home, maybe if couldn't get the real one I'll take the fake one, or if i couldn't do that too, one more time, I'll draw it. Sakura tree is my favorite. White or pink are okay. Aren't they pretty?

       A nice kitchen will be complete my family. I'll cook--and yes, I can cook my dear--there. Warm food for my children and husband. Good food, good feeling, good rest, good energy, good wife (aamiin).  

How about you? have you ever imagine your future home?


Kamis, 12 April 2012

Dosen? Bagaimanakah mereka seharusnya?

Bagaimana gambaran dosen yang ada di kepala anda? Apakah mereka identik dengan ketegasan? Atau apakah identik dengan kemasabodohan yang berati mereka tidak perduli terhadap mahasiswanya? Dahulu ketika saya masih belum berkuliah saya pernah bertanya pada banyak senior untuk memastikan kehidupan seperti apa yang saya masuki saat akan berkuliah.
Yang mereka katakan biasanya sama: "Kuliah sama saja dengan bersekolah, bedanya dosennya 'gak peduli kamu mau ngerjain tugas atau tidak, datang atau tidak, terserah kamu deh pokoknya."

Mendengar itu saya sudah mempersiapkan diri. Dan konsep tentang dosen langsung melekat erat bahwa dosen adalah pengajar yang seenaknya. Mereka hanya datang ke kelas, mengajar dan tidak perduli apakah mahasiswanya mengerti atau tidak, lalu keluar kelas. Pokoknya tidak perduli. Oleh karena itu sejak semester awal sampai sekarang saya selalu mempersiapkan diri untuk lebih aktif di kelas.

Tetapi, sejalan dengan berjalannya waktu tidak hanya 'kemasabodohan' yang saya temukan dari dosen-dosen yang mengajar saya. Kadang saya sangat kesal dan kewalahan saat mengerjakan tugas-tugas yang mereka berikan, selalu saja ada kesalahan. Mereka memang benar-benar ahli di bidangnya. Hal terkecil pun tidak luput dari mata mereka. Saya lega saat saya mengetahui bahwa ternyata tidak ada hal yang tidak berguna yang mereka ajarkan kepada saya. Bahkan dari dosen tergalak, paling menyebalkan dan paling dihindari, saya tetap mendapatkan pelajaran yang sangat berharga tentang hidup dan ilmu di bidang yang saya pelajari. Mereka mengajari bagaimana cara mengajar yang baik, menjadi guru yang teladan, baik dengan atau tanpa mereka sadari. Saat mereka begitu galak, saya akan berujar dalam hati bahwa saya tidak boleh seperti mereka. Dan saat mereka mengajar sepenuh hati dan mengisnpirasi saya pun berjanji bahwa saya akan menjadi lebih baik dari mereka. Sungguh luar biasa bisa diajar oleh orang-orang hebat seperti mereka.

Hari ini lagi-lagi saya dibuat terkesima oleh seorang dosen. Tepat saat ujian tengah semester berlangsung. Asupan listrik di gedung kami memang sedang mengalami gangguan sejak beberapa bulan lalu sehingga kami harus bersahaja dengan udara panas yang sangat mengganggu. Peluh sudah mengucur di tubuh kami saat kertas ujian baru saja mulai dibagikan. Entah karena grogi menghadapi ujian kali ini atau memang karena cuaca begitu panas sehingga kami sudah tidak bisa berkonsentrasi. Kami sudah berpasrah dan berniat untuk bersama-sama bekerjasama dalam menjawab soal-soal yang ada. Ah, saya memang tidak munafik. Saya pernah mencontek saat bersekolah, dan saya tidak bangga. Saya tidak pernah dengan senang hati melakukannya karna perasaan bersalah yang teramat kepada orang tua dan diri saya sendiri juga Tuhan. Tetapi tidak pernah karena saya merasa bersalah kepada guru atau dosen.
tetapi hari ini berbeda.

Saat kami hendak menyerah mengerjakan soal karena situasi dan kondisi yang tidak menyenangkan, kami bertarung dalam hati pakah kami akan mencontek kali ini. Sungguh berat. Dosen saya yang satu ini sangat baik. mungkin sebagian mahasiswa tidak menyadarinya, bahkan menganggap dosen ini sangat galak dan kasar. Ya, memang dia sedikit kasar dalam berkata-kata. Tetapi entah mengapa saya merasa nyaman saat berada dekat dosen itu. Sosoknya keibuan. Ibu yang cerdas, dan kadang begitu membantu saya, padahal saya hanya mahasiswa biasa, bukan mahasiswa berprestasi yang dielukan semua dosen. Saat ada masalah saya akan berkonsultasi dengan dia, dan bahkan dia tidak segan-segan menelpon balik saya untuk membantu. Bah! mana ada dosen seperti itu?! karena itu saya sangat berat berbuat hal yang tidak baik di kelasnya, tetapi ujian ini begitu berat! ah, saya bingung. Lalu disaat kami sedang bimbang akan ketakutan kami tidak bisa menyelesaikan ujian ini, dia tiba-tiba bertanya. bukan. bukan menuduh kami mencontek padahal kami begitu berisik karena pusing tidak bisa mengerjakan soal. dia justru mengatakan sebaliknya.

"Apa kalian sudah selesai?" tanyanya dalam bahasa inggris
"Belum, mam" kami menjawab serempak.
"Ada yang sulit? mudah kan soalnya?". katanya lagi. kami terdiam mendengarnya.
"Ada apa? Panas ya ruangannya? Aku tidak kepanasan." ujarnya ringan, "Apa kalian kepanasan? tidak nyaman ya?"
merasa dosen ini mengerti situasinya kami begitu bersemangat menjawab "Iya".
dia pun tersenyum. "Baiklah, kalian mau minum? Aku belikan ya?" katanya sambil tersenyum lalu meninggalkan kelas.
GERRR! kelas kebingungan. Semua diam. Sebagian mahasiswa mencuri waktu untuk mulai mencontek. Sebagian lagi masih kebingungan mengapa dosen kami meninggalkan kami ditengah ujian. Apakah ia marah karena kami berisik?

Lalu beberapa menit kemudian dua dari teman di kelas kami berseru sambil melongok ke jendela.
"Ya Allah! Mam Hanny bener-bener beliin minuman buat kita smua!!!!" Lalu mereka berdua berlari keluar kelas membantu dosen yang tengah kerepotan membawa berbotol-botol minuman untuk satu kelas berisi 16 mahasiswa. kami yang berada di kelas saling pandang. Mahasiswa yang sedang mencontek langsung berhenti melakukan aksinya. Kami semua begitu terpaku. Mana ada dosen yang melakukan itu?? konsep itu sangat sulit masuk ke kepala saya. Saat kami tanya mengapa dia melakukannya, dia hanya tersenyum dan berkata, "Katanya tadi kalian kepanasan? Biar segar lagi ujiannya, biar dapat nilai bagus".

Sungguh luar biasa. mana bisa kami mencontek di kelas dosen yang begitu baik? mungkin jika semua guru dan dosen melakukan hal-hal baik seperti dosen saya ini, mereka tidak perlu berteriak lantang atau bahkan mengancam untuk membuat siswanya tidak mencontek. Kami tidak akan mencontek dengan kesadaran sendiri.

Yang dapat saya katakan adalah saya benar-benar terinspirasi oleh dosen ini. Ya, nama dosen kami itu adalah Hanny Iskandar. Mam Hanny, kami memanggilnya. Saya sudah beberapa kali mendapat kelas yang diajar olehnya dan saya senang berada di sana. Wanita ini juga yang menyadarkan bahwa saya harus tetap bermimpi dan mengejar mimpi-mimpi itu. Kata-kata yang paling saya ingat darinya adalah tentang mimpi dan perempuan.
"Buat kalian yang perempuan," katanya, "kalau nanti kalian sudah bekerja, jangan lah kalian berfoya-foya akan hasil kerja kalian dengan membeli make up atau hal-hal tidak penting lainnya. nikmati hidup sebelum kalian menikah. Akan sulit melakukannya jika kalian sudah menikah. kewajiban kalian akan sulit ditinggalkan. Tabung uang sebanyak-banyaknya dan berpergianlah kalian ke luar negeri, eropa! misalnya, jangan hanya melihat dan membaca tempat-tempat hebat dari buku atau film. Datangi langsung, dan alami sendiri. Biarkan dirimu memjadi kamus berjalan bagi murid-muridmu nanti. Dunia itu indah. Aku sudah melihat beberapa diantaranya. Biarkan mereka melihat dunia dari dirimu."


Dari situ saya mulai menyusun mimpi saya. Saya harap saya bisa menjadi guru yang meginspirasi, menjadi hebat, bahkan melebihi dirinya. :) Thank you mam, we love you.

Senin, 09 April 2012

Trying new style


Hello, last Sat my old friend, Dian Fitri Ayu, got married and she invited me to join the reception. I totally didn't have any idea about what I should wore that day, so I asked my friend, Mia, to help me choosing the items . We went shopping a day before and got this cute dress (thanks to Miaaa XD). hahaha I wore a long black inner dress with flowery outer and a purple shawl. It's quit odd for me because it is the first time I wore a dress (FYI I used to wearing jeans and t-shirt). So, what do you think? :)

Jumat, 08 Juli 2011

My friends and my happy day...


somehow make me crazy! hahahaha im so thankful to Allah who give me those 'labil' people as my friends.. in my birthday this year they came to my house and gave me a small surprise party which is, successfully, made me cried. :)

but, i love them.

thank you Novida Fatma Dewita, Narsika Rosaningpekerti, Mia Utami Putri, And Chyntia Novita Dewi because of gave me that sweet memory :')

for your candles, cakes, gift ( i really love the skirt guys).. and your friendship..

and also for you my darl, Dimas Wijil Pamungkas, who act as Vida and friends's 'GPS' in finding my home... i knew you would be there if you didn't have important things to do...i understand you..and i forgive you,

i love you, aku sayang kamu :)

Selasa, 05 Juli 2011

Selasa, 28 Juni 2011

age and freedom

apa artinya angka angka yang ada pada 2 digit umur anda? umur saya paling tidak.

saya genap berusia 21 tahun bulan ini. seharunya itu sudah memasuki kategori dewasa kan? sudah harus membayar kalau ingin naik angkutan umum, sudah harus mengalah pada orang lain yang lebih muda atau tua karena katanya umur ini adalah umur yang harus serba 'memposisikan diri' dengan baik, sudah harus bisa mengerjakan semua pekerjaan rumah, sudah bisa menonton film 18+ di XXI, sudah bisa dapat SIM, sudah bisa mulai mencari uang, dan lain sebagainya.. tapi bisakah saya menentukan apa apa yang saya inginkan?

saya percaya restu orang tua adalah restu Allah SWT ...saya tidak bisa menyangkalnya. hari ini saya pergi tanpa restu penuh ibu saya dan saya tidak mendapatkan apa-apa diluar sana kecuali rasa lelah yang melimpah ruah di tubuh saya. kejadian yang menghambat perjalanan saya terbentang di depan saya. lelah. saya lelah hari ini.

tapi apakah semua restu orang tua saya memiliki alasan yang cukup kuat. ttidak. tidak semua. kadang mereka benar-benar menutup mata.

saya tidak mencoba meng-complaint orang-orang yang telah membuat saya lahir di dunia ini. tidak sama sekali. saya mencintai mereka sepenuh hati saya. tapi saya tetap butuh jawaban.


saya hanya ingin mereka melihat dari berbagai sisi permasalahan. bukan hanya dari sisi mereka. apa alasan mereka melarang saya melakukan sesuatu? karena saya perempuan? lalu kenapa dengan perempuan? di umur yang ke 21 ini saya merasa diperlakukan seperti gadis kecil berumur 7 tahun.

atau karena mereka tidak percaya pada saya? karena masalah dana? atau mereka tidak rela melepas saya pergi untuk beberapa hari karena mereka butuh saya dirumah? lalu bagaimana dengan kebutuhan saya? bagaimana dengan pengalaman di luar sana yang seharusnya bisa saya dapatkan? apakah saya harus berada di tempat yang mereka inginkan selamanya..


saya bukan ingin bebas seperti orang gila. saya hanya ingin mendapat kesempatan. mereka di luar sana mengakui kemampuan saya. kenapa mereka tidak?

ah. sudahlah.

saya tahu saya sudah kalah sejak awal. orang tua selalu benar. dan saya akan selalu jadi anak perempuan kecil mereka.

dan lagi, saya akhirnya meng-compalint mereka.

ini buruk.

maaf.

Jumat, 17 Juni 2011

I wonder...

I wonder... how if i riding a giraffe?
that would be fun..
they walk slowly and i can hug it neck so i would not falling down...

then,
maybe,
finally,
i can sleep well...


my giraffe on A4 paper, Photoshop CS help me in the coloring :)

Kamis, 16 Juni 2011

puisi Rangga...

Aku lari ke hutan, kemudian menyanyiku
Aku lari ke pantai, kemudian teriakku
Sepi... Sepi dan sendiri aku benci.
Aku ingin bingar.
Aku mau di pasar.
Bosan aku dengan penat,
dan enyah saja kau, pekat!
Seperti berjelaga jika aku sendiri
Pecahkan saja gelasnya biar ramai
Biar mengaduh sampai gaduh
Ahh.. ada malaikat menyulam jaring laba-laba belang di tembok keraton putih
Kenapa tak goyangkan saja loncengnya?
Biar terderai,
atau... aku harus lari ke hutan belok ke pantai?

Kamis, 03 Februari 2011

my flying kids...




I love kids. and cat. That is why i made this picture,,, i dont know what i wanna say after this long break, so i just can show you this...one of ny precious :)
i made it on A4 paper and colored it with Photoshop CS2..

And i dedicated it to my littlewhitelady--my white cat--which gone already...flying just like baloons in the air..

I love you dear..miss you so much :')

P.S. Im not alone darling..dont worry about me :)

Kamis, 08 April 2010

doa yang unik..

waktu gue denger kata 'jodoh',,gue teringat dengan satu doa temen gue yang lucu (demi kenyamanna orangnya mending gue ga sebut,, tapi kalo kepaksa banget gue bakal bilang itu emang ynag ngomong amalia dian temen SMA gue hehehe)

waktu ngobrolin soal jodoh,,dia bilang gini ke gue:

amal : yun,,kalo lo sama orang yang lo sayang jadi namanya jodoh ya?
gue : iye. nape?
amal : kalo ga jodoh?
gue : ya udah..
amal : salah lo do-anya..
gue :??
amal : yang bener 'Ya Allah, jika si B memang jodoh ku maka tunjukanlah Ya
Allah,,tapi kalau ternyata bukan..maka jodohkanlah kami Ya Allah..."
Gue :...

tapi bener juga ci..hehehe
menurut lo?

Senin, 15 Maret 2010

malaikat itu lagi..

waktu malaikat itu menawarkan diri untuk selalu ada di smaping gue, gue sadar banyak hal yang akan berubah..
dia selalu ada di sisi gue, sampai-sampai gue sudah sangat terbiasa dengan keberadaan dia di sekitar gue., bahkan gue sempet berpikir tentang kata-kata Bella Swan di twilight saga,,bahwa Edward Cullen adalah pusat tata surya seluruh dunianya,,

mungkin itu juga berlaku untuk dia dan gue saat ini,,

gue pikir kita berdua adalah pasangan aneh. gue adalah si pemikir gila yang hobi ngerusak diri, pesimis, egois, moody dan gila. dan dia adalah si pemarah yang berpikir dirinya 'sucks' setiap waktu. tapi kita tau,,kita ada buat saling melengkapi dengan keanehan yang kita punya. kita bersyukur punya satu sama lain.

kesammannya adalah.,kita berdua punya banyak mimpi yang harus kita kejar dan kita berdua ga pernah bisa mnegungkapkan masalah masing-masing. saling melindungi tapi malah berakhir dengan konyol.

tapi gue bahagia.

yang membuat gue kesal ketika dari dulu dia punya kebiasaaan menghilang kalo ada di sekitar gue dan temen-temennya. tapi gue selalu mencoba ga pernah mempermasalahkannya. itu hak dia,, toh ketika gue mengistirahatkan mata gue dari kerjaan yang numpuk di tim gambar gue,,wajah dia adalah wajah pertama yang gue selalu liat. and it makes me happy. kemarin, dia ngelakuin itu lagi,,but he wasn't there when i opened my eyes..i almost going crazy.

malaikat yang dulu dan sekarang gue tulis sekarang ada di sisi gue,,asked for my forgiveness all the time,,dan gue akan coba mempertahankannya sekuat dia mencoba memperthankan gue.,

Sabtu, 16 Januari 2010

the destroyer,.

lo tau kan istilah perusak suasana?

mereka adalah orang yang merusak atmosfer tertentu di sekitar lo. ya. lebih tepatnya adalah : mereka orang yang sangat ingin lo cekik karena kebodohannya. atau kepolosannya.

contoh:


kembali lagi soal c vida (tenang da, kali ini bukan tentang kebodohan lo--peace ^^v), dia pernah cerita ke gue, dulu, waktu titanik (pelem tentang nenek-nenek yang dilukis 'naked',, eh?!, dulu pas masih mudanya maksud gue,,hehehe, ma seniman jalanan) lagi ngetrend, dia ama temen-temennya untuk alasan yang ga jelas, memutuskan untuk nonton bareng di rumah salah satu kawan sejenisnya. waktu itu, film nya dah memasuki adegan sangat sedih..

bukan. bukan pas adegan kelasi lewat di dek kapal. dia cuma piguran.

maksud gue pas adegan si leonardo ga bisa bersatu ma cewenya trus mati. disitu temen-temennya vida termasuk dia sendiri pada nangis saking terharunya. mereka sesengukan seolah-olah merekalah si tokoh utama wanita yang menderita karena ga bisa punya masa depan ma cowo seganteng leonardo.

gue, karena ga ada di dalem ruangan itu jadi ga tau sebanjir apa rumah tu orang kalo segerombolan anak hilaf yang menghayal yang engga-engga mengeluarkan air mata bersamaan pada ketukan tiga perempat dimulai dari nada C.

lupakan.

tadi gue mau bilang walaupun gue ga ada diruangan itu, gue juga udah bisa ngebayangin gimana suasananya. yaelah, siapa si cewe yang kagak terharu ngliat gituan. kecuali cewek itu udah termutasi jadi mutan yang ga ngerti kalo pocong itu ga ada yang berwana pink dan bermotif kembang-kembang,,ga rhie, gue ga lagi ngomongin lo,,mereka pasti bisa merasakan suasana itu!

lalu terucaplah kata-kata itu. muncullah si perusak suasana dari diri salah satu speciesnya vida. aaargh!

pas lagi seru-serunya nangis,, tu cewe perusak (nama disamarkan demi melindungi citra baik dia dimata cucu-cucunya kelak) berkata dengan lantangnya sambil nangis ga kalah kejer ma cewek lain disebelahnya. dia bilang..

"hiks..hiks..ternyata brad pitt emang ganteng banget yaa..hiks"

vida nengok ke dia. semua orang waras diruangan itu nengok ke dia. gue yakin kalo tukang gorengan lewat dan denger kata-kata tu cewe' pasti bakal nengok juga.

semua kehilangan skill buat nangis mereka dengan tiba-tiba. mereka cuma diem memandangi temen mreka yang satu itu dengan pandangan yang ga habis pikir.

vida sendiri sempet merasa bersalah jangan-jangan dia yang menyebabkan kerusakan otak tu cewe gara-gara ngedorong dia dari jurang pas acara main 'dorong-dorongan' (mainan ga jelas) pas outbond sehari sebelumnya. sunguh suatu pertanyaan besar.

YANG MAIN PELEM ITU KAN LEONARDO DE KAPRIOOOO!!!!

ga lucu banget lo udah nonton sebagian besar pelemnya (sampe nangis pula) tapi lo kaga tau siapa yang maen,,dan, even ga tau masih lebih baik dari pada salah nyebutin nama tokoh yang lo gila-gilai.

gue sendiri curiga jangan-jangan dia abis ga sengaja menghirup aroma sampah deket bantar gebang sampe otaknya mengalami kerusakan yang begitu parah. atau dugaan males mikir gue lainnya adalah: itu bawaan dari lahir.

haaah.. orang tipe-tipe kayak gini emang kaga ada abisnya.. mati satu, tumbuh seribu, mati seribu, tumbuh sepuluh ribu,,

tobat dah gue.

Selasa, 01 Desember 2009

maho..

oi,, lanjutan dari cerita new moon kmaren,, akhirnya gue nonton ntu fim juga di margo pas hari senin..

sungguh kacau sekali sodara-sodara,,

dari mulai dua cewe binal yang duduk di sebelah gue yang ga berenti nelpon+cekikikan+ngobrolin alur film karna sayangnya salah satu cewe itu cukup bodoh untuk bisa nahan ngomenin setiap adegan, cowo didepan gue yang badannya kelewat gede ampe hampir nutupin seluruh layar, manusia yang entah duduk dimana dan hobi bersin-bersin pas film lagi diputer sampe makhluk 'maho bersaudara' yang duduk tepat di kursi belakang gue..

damn. tapi lucu juga sihh. hehehe

bagian yang ga lucu cuma dua cewe bodoh yang gue bilang tadi. kalo ipunk ga nahan gue, gue pasti udah nglemparin tu muka cewe-cewe yang berisik banget pake bangku bioskop!

tapi berhubung bangku bioskonya berat banget dan ga bisa gue angkat, dan juga ditambah fakta bahwa gue akan dilarang masuk platinum screen seumur hidup gue karena dianggap ngerusak property bioskop, jadi gue urungkan niat itu. sayang. padahal gue udah nafsu banget pengen diemin mereka dengan cara yang udah gue pikirin dengan sangat briliant itu. haaaah..

akhirnya dengan ngebentak dengan sedikit aura membunuh , tuh ceweks (ceritanya jamak jadi ditambah 's' hahahaha)akhirnya melanin suara mereka walopun tetep ga berenti ngluarin suara kayak kuntilanaks.

satu masalah selesai.

nah,,disini letak kebodohannya.

maho bersaudara.

yang belom tau apa itu 'maho' biar gue kasih tau (jiyaaaah padahal gue juga belom lama taunya). kalo tezhar, teman alien gue dengan rambut warna-warni, menjelaskan dengan sangat singkat padat dan jelas. maho itu adalah simgkata dari manusia homo.

kacau banget dah.

jadi ada tiga cowo dibelakang gue. dua dengan badan yang ga bisa dibilang langsing (you know what i mean) dan satu lagi cowo yang ukurannya lebih kecil pake baju merah.
sebelum lo semua salah paham, ayo gue jelaskan, gue ga tau mereka itu maho apa engga (gue yakin yang pake baju merah 'normal') tapi dari pembicaraan mereka gue menyimpulkan bahwa kewarasan mereka diragukan. mari panggil mereka maho 1, maho 2, dan si baju mereah.

pas adegan bela swann jatoh dari motor, jacob nan imut dan lucu ngebuka kaosnya buat bersihin luka bela. disitu badan jacob yang asssik dan six pack (kalo ipunk bilangnya body keypad hape) keliatan jelas. dan pembicaraan dibelakang gue pun dimulai:

maho 1: wuiiiiiiiiiih..( sebenernya semua penonton berkomentar sama, palagi cewe-cewenya--histeris!)

maho 2: widiiih badannya keren banget!

si baju merah (SBM) : mahoo! ( ditujuin ke kedua temennya itu)

trus dua temennya ga terima tapi tetep berdecak kagum setiap badannya si jacob and the geng disorot. dan kata 'maho' selalu terlontar setiap mereka hilang kontrol dan (lagi-lagi) berdecak kagum. gue cekikikan nahan ketawa! pengennya sih ketawa ngakak, tapi ntar ceweks binal disebelah gue bales dendam lagi mau ngelemparin gue pake kursi,,alhasil gue cuma bisa ngikik sambil nutupin mulut pake tangan ampe nyaris nangis. soalnya mereka ga cuma ngomentarin badan keypad doang, setiap ada adegan beranten juga mereka pasti rame. terutama komentar si baju mereah yang kocak abis! seakan-akan semua kata yang keluar dari mulut dia adalah lelucon!


pas film selesai, objek pertama yang pengen gue liat adalah: bagaimana tampang maho bersaudara yang riweuh ngobrol bego dibelakang gue. dan disanalah mereka..tampangnya si biasa ja, tapi gue bener-bener ga bisa ngelepas mata dari si baju merah. setiap gue liat dia, yang ada di otak gue: makan apa ni orang ampe bisa ngeluarin kata-jata kayak gitu dan: apakah dia salah satu agen rahasia komedian internasional?

setelah gue yakin dia bia bukan agen internasional ( kalo agen minyak si mungkin. eits! siapa tau?! hehehe) akhirnya gue pulang dengan perasaan ga karuan. tapi kebanyakan kehiburnya si. hee..


i love monday!!

ok. that monday actually. hhe

Jumat, 27 November 2009

new moon oh new moon..

well..

udah sejak beberapa abad lalu gue ampir ga pernah nyentuh blog lagi..(kbodohan gue emang). selain alesan klasik 'sibuk kuliah', gue ga kepikiran alesan lain lagi yang lebih masuk akal..
tapi, mood gue lagi kacau hari ini dan entah knapa gue jadi pengen nulis lagi kbodohan-kbodohan gue dan orang-orang disekitar gue yang udah mulai numpuk karna ga pernah gue share secara terang-terangan..

selesai baca curhatan bego gue, sekarang ayo kita masuk ke inti permasalahannya.

new moon.

apa si istimewanya crita fiksi ini? gue aneh deh.

bukan. maksud gue bukan gue yang aneh. tapi gue merasa hal itu aneh. selain edward cullen yang ganteng, ditambah jacob yang imut, bella yang cantik, dan emmet yang kata vida sangat sempurna (padahal gue curiga si vida suka emmet cuma gara-gara dia mirip gebetannya tercinta--red), plus crita cinta-cintaan yang nyahuud, w ga ngerti knapa semua orang , terutama cewe-cewe yang gila films romance, bener-bener ga berpikir logis kalo udah menyangkut yang beginian.

dan gue adalah salah satunya.

hahahahaha

kmaren sebenernya gue mau nonton new moon ma cowo gue ipunk,,tapi serentetan kejadian aneh menimpa gue hari itu..

begini critanya,,kmaren pas gue cek ternyata Margo city tumben banget udah ngluarin fim update kyak new moon ntoh,,jadi tanpa direncanakan gue ma ipunk ngrubah haluan kita yang tadinya mau nyatronin rumah kawan-kawan tak bersalah malah jadi ke margonda buat bli tiket.
disanalah kesialan mulai terjadi..

waktu dijalan gue sms si vida,, gue bilang, "da, new moon udah ada di margoo! nonton ah..hohohohhoho"

tapi vida gak bales sms gue. gue pikir dia lagi ngmbek ria ke gue karna gue ga jd nonton tu film ma temen-temen kelasan gue. jd w cuma ketawa ngakak n niat minta maap dengan cinta kasih nan tulus ke dia hari senennya sambil nyritain detail film itu.

tp akhirnya gue batalin niat yang terakhir itu karna, jelas, dia akan ngebunuh gue dengan muka juteknya sebelum gue selese crita.

dan jadilah gue brangkat sama ipunk menggunakan spedamotor abu-abu tercinta. tapi, blom nyampe depan gang,,ban motor ipunk bocor.

mampus gue! vida pasti ga ngridoin gue nonton duluan.

dengan masih senyum-senyum gue berpositif thinking. ga mungkin vida sejahat itu (walaupun gue tau dia emang bisa sangat jahat seperti anak esde yang kelewat sering nonton sinetron). tapi dari hati yang paling dalam gue tau dia sedikit baik hati.

akhirnya gue brakhir di bengkel pinggiran jalan untuk waktu yang tersa sangat lama.

bosen.

dengan niat curhat gue sms ika, temen es-em-a gue, berharap dy bakal berprihatin ria n mau bliin gue tiket new moon mumpung dy lagi jalan-jalan di margo biar gue ga keabisan tiket..


tapi dunia emang kejam.

ga.

dia yang kejam.

bukannya prihatin tu cewe malah ketawa ngakak dan bilang kalo gue lagi kena 'curse ban bocor di sawangan'. ternyata dia juga bannya abis bocor di daerah sawangan sama kayak gue! dunia macam apa ini? kenapa harus sawangan? kenapa ga di holiwud ja? boliwud ke gitu.. orang-orang boliwud kan seneng kalo ban mreka bocor trus malah nari-nari dijalanan. apalgi kalo ujan. mereka pasti girang banget!

tapi knapa harus di sawangan???? kenapaaaaaaaaaaaaaaaaaa????

pasti ini gara-gara vida.
otak gue nolak nyari alesan lain.

pas udah slese nambal ban gue langsung cabut secepatnya ke margo,,

tp nasib berkata lain,, tiket abis sampe yang jam stngah dlapaaan.. ada lagi jm delapan-sembilanan..mau pulang jam brapa gue..?? jadi dengan berat hati gue meninggalkan platinum screen..


ga napsu.

trus karna gue ga bisa nonton newmoon gue memutuskan untuk makan mie ayam buat ngobatin sakit hati gue. ga nyambung emang. tapi gue bener-bener pengen makan mi ayam! apapun jenisnya! dmanapun!

tapi kutukan vida masih ngikutin gue. setelah berkali-kali mendatangi tempat-tempat yang (diduga) jualan mie ayam,,mas-mas yang jualannya ntah knapa berkata sangat kompak seakan udah dibayar sama vida untuk ngomong hal itu : 'maaf mba, mie ayamnya habiis'

vidaaaaaaaaaaaaaa!!! tega nian dikau pada gue!!

karena gue masih blom mau pulang, akhirnya gue ke warnet,,
tapi vida emang hebat. kutukannya masih ja nempelin gue kmana-mana,

gue tiba-tiba brantem ga jelas sama cowo gue.


gue sampe ga bisa berkata-kata.


begitu kuatnya new moon dihati para cewe sehingga apapun seakan-akan bisa dilakukan..

gue jadi merinding..

new moon oh new moon..itu aja bru vida,,gmana kalo temen-temen kelasan gue yang ngutuk gue? gue yakin gue pasti udah jatoh dari jurang saat itu juga walopun gue tau ga ada jurang di Kota Depok.
tobat dah gue.



ps: damai da. (^_^)V

Jumat, 06 Februari 2009

Raditya Dika.. bag.2 The effect

Nah. Dari situ, gue tau kalo bukunya Raditya yang pertama bukan “cinta Brontosaurus” tapi “kambing Jantan”. Sama gak warasnya, walaupun gue pikir “cinta Brontosaurus” lebih lucu dari “Kambing Jantan”. Sejak saat itu gue mulai nyari buku-buku karangan dia.
“Radikus makan kakus” juga “Babi Ngesot”. Tapi makin lama ada yang beda dari tulisan Raditya, gue ga tau itu apa, tapi, emang ada yang sedikit berbeda.
Gue sendiri belum baca buku dia yang berjudul “Babi Ngesot”. Kalo ga salah, ntu buku terbit ga lama sebelum UN. Gue yang bertekad buat lulus dan ga mau kalah sama peraturan baru yang bikin UN jadi 6 pelajaran udah janji ga mau nyentuh buku apaun yang bisa bikin gue lupa waktu. Singkatnya, gue ga pernah ada waktu buat baca buku itu.

Pas gue udah punya waktu luang dan mau beli buku itu, temen gue bilang buku itu jadi gak terlalu bagus. Gue bingung. Seorang Raditya Dika? Masa sih? Gue minjem buku temen gue itu dan ternyata emang efek ketawanya udah ga kayak pas gue baca buku pertama sampe ke tiga. Akhirnya, gue ga jadi beli yang ke empat. Mungkin gue udah ngelewatin beberapa hal lucu yang ada di buku itu, tapi someday, buku itu pasti gue bakal cari lagi dan gue baca sampe abis buat buktiin ke diri gue sendiri.

Yang jadi masalah dari buku-buku yang gue baca adalah efek keseluruhannya.
Banyak temen gue yang cerita soal efek buku itu. Ada yang dipanggil ke ruang BK sama guru, ada yang rajin kayang setiap ada kesempatan, sampe ada juga yang keranjingan mengutip kata-kata Raditya yang sangat bodoh.

Gue sendiri dapet efek yang ke tiga.

Yang bikin gue penasaran tentang seorang raditya dika adalah: apakah dia tahu kalo ceritanya soal Mbip sudah mendarah daging diantara para pembaca? Kalo dia bener soal karma-nya Mbip, seharusnya raditya sudah sangat menderita saat ini. Kenapa?
Karena tulisannya itu, semua orang malah jadi membicarakan Mbip. Bahkan dengan lebih heboh dan dugaan-dugaan yang lebih sensasional. Ya. Lebih sensasional dibandingkan artis-cewek-yang-suka-make-film-horor-buat-jadi-cover-depan-film-pornonya.
Diantara komunitas gue aja udah banyak komentar-komentar nyelekit soal Mbip. Kita semua sempet kena syndrome ‘Beta’ yang sangat akut. Dimana semua orang ngomong dengan logat Mbip sang pioneer. Kita juga keranjingan ngomongin dia di luar komunitas. Dan waktu gue cerita sama temen sekelas gue di universitas, temen gue itu malah cerita lebih parah dan gila lagi soal Mbip. Taukah kau raditya, semoga Mbip memaafkan lo. Dan gue. Juga orang-orang lain yang, gue yakin, pernah ngomongin dia. Semoga karmanya Mbip Cuma berlaku ke elo dit. Berjuanglah sobh. Aku mendukungmu. (dengan do’a maksudnya, hehehe)

Kasus lainnya, temen gue, seorang cewek cantik, mungil, kecil, dan gila buku (sama kayak gue, bedanya gue gak kecil dan imut)(ok. Gue juga ga cantik. Puas?) di jurusan gue, English Department, punya cerita yang ga kalah kacau. Di pernah cerita ke gue, dulu dia pernah masuk ruang Bimbingan dan Konseling karena salah satyu buku Raditya Dika. Temen gue ini namanya novida. iya. Gue tau. Namanya mirip merek sosis. Tapi dia bukan sosis kok. Soalnya gue udah pernah konfirm ke orangya langsung, hehehe. Setelah puas ngelemparin gue make kamus Oxford*, dia baru mulai cerita ke gue.

Jadi gini, dulu waktu SMA, dia pernah bawa buku si Raditya yang belom lama terbit, “Radikus Makankakus, BBB” ke kelasnya. Suatu kesalahan besar menurut gue. Menurut dia juga. Waktu itu, pas vida lagi asik baca dan ketawa ngakak gara-gara baca itu buku, temen sebangkunya (panggil aja udin) mulai khawatir sama vida. Dia curiga kalo-kalo temennya ini lupa minum obat gila-nya tadi pagi. Setelah yakin gila-nya vida gak lagi kambuh, akhirnya dia memberanikan diri bertanya. Dari situ akhirnya Udin bisa melihat dengan jelas akar dari kegilaan temennya. Buku bersampul kuning dengan sesosok wajah berbentuk abstrak itu.

Dengan dalih mau mengkaji buku itu Udin akhirnya memboyong buku yang baru selesai di baca oleh vida. Disanalah permasalahannya bermulai.
Udin yang juga keranjingan buku “Radikus Makankakus, BBB” tidak bisa mencegah orang lain buat penasaran dan juga meminjam buku itu. Elo semua pada tau kan kalo satu kelas itu bisa terdiri dari beberapa baris bangku? Nah bukunya si Vida nyebar persis kayak rentetan domino. Dari satu meja ke meja lain. Setelah beberapa minggu, guru BK yang udah mencium ketidak beresan dari murid-muridnya lantas nanya dengan rasa penasaran yang udah mencapai stadium akhir. Pertanyaannya cukup menohok Vida. ‘Kenapa setiap saya mengajar disini selalu ada yang berusaha menahan tawa? Minggu kemarin di barus 2, minggu kemarinnya di baris 3, orang yang ketawa beda-beda terus lagi. Ayo jelaskan. Apa yang lucu? Apa yang bikin kalian jadi aneh?’.
Vida bengong. Anak-anak sekelas bengong.
‘Mati gue’, pikir Vida. Udin mulai melirik vida dan berbisik, ‘elo sih da!’. Vida panik. Lho? Kok? Kenapa gue yang disalahin? Kenapa semua pada ngeliat ke gue? Kenapa Brad Pitt lebih milih Angelina Jolie daripada gueeee??! (ya iyalaah)

Setelah penyelidikan (cyaelah bahasanye!) dilakukan oleh si guru BK, akhirnya ketawan lah sumbernya. Buku “Radikus Makankakus” muncul kepermukaan. Pas ditannya tuh buku punya siapa, semua jelas menyebut nama Vida. Cewek mungil itu Cuma bisa nunduk pasrah.

‘Ini buku apa Novida?’ Tanya guru BK tegas di ruangan pribadinya.
‘Buku biasa kok bu. Buku yang lucu-lucu gitu bu’, Vida mencoba menjelaskan.
‘Bener? Bukannya buku porno kan?’
‘Bukan! Bukan bu! Sumpah! Coba aja ibu baca sendiri’
si guru diem.
‘bener bukan buku porno?’, ternyata si ibu ini tetap tidak percaya.
‘Mending ibu baca aja deh’, vida lemes.
Entah karena ngeliat muka vida yang udah melas abis atau karena emang tuh guru juga penasaran banget pengen cepet-cepet baca buku itu, dia nyuruh vida balik ke kelas dengan sebelumnya ngasih peringatan kecil.
‘Kalo beneran buku porno kamu ibu hukum lho’. Vida Cuma ngangguk dan keluar ruangan dengan kesal.

Tiga hari kemudian, vida dipanggil lagi ke ruang BK. Guru itu ngembaliin bukunya vida tanpa banyak bicara.
‘Besok-besok jangan dibaca di kelas ya Vida’.
Vida cuman senyum-senyum aneh. ‘Bukan buku porno kan bu?’, vida meledek.
‘Iya. Bukan. Ibu salah. Tapi kamu juga salah karena bawa buku itu.’ Ibu BK menjawab dengan bijak.
‘Iya kan bukan buku porno??’ Vida ketawa cekikikan.
‘Iya bukan’ gurunya mulai terlihat tidak sabar.
Vida diem.
‘Bener bukan buku porno kan???’vida makin kelewatan ngeledeknya.
Guru BK udah siap-siap ngeluarin cambuk dari tasnya. ‘hehehe, bercanda bu’ Vida akhirnya tobat. Dengan secepat mungkin dia keluar ruangan itu. Dari segitu banyak buku yang dia baca dan dia bawa ke sekolah, cuma bukunya si Raditya Dika yang bikin dia masuk ruang BK. Sungguh aneh sodar-sodara.

‘Jadi gitu yun critanya!’, dia mengakhiri critanya ke gue dengan penuh emosi. Gue cuman bisa ketawa ngakak dengernya.

Wew, he’s powerful sense, right?^^

Hehehe

* kamus Oxford: buat yang belom tau, Oxford adalah sebuah kamus English-English yang tebelnya ga ber-pri-kebukuan. Percayalah, satu timpukan kamus itu, bisa bikin seorang maling jatuh tak sadarkan diri selama seminggu penuh. Selamat mencoba.

Raditya Dika, Kambing Jantan yang Suka Makan Ketan.

Sebenernya gue ga tau si Raditya Dika suka makan ketan atau engga. Cuma iseng aja pengen nulis judul kayak gitu, wehehehe.

Dari dulu genre buku yang disuka sama orang emang selalu beda. Contohnya, ada temen cowok gue yang tinggi, item, dan bertampang sangar—sebut saja namanya ‘Bunga’—(lho?!) tapi sangat gampang luluh, bahkan nangis pas baca cerita-cerita romantis atau mengharukan. Ada juga cewek yang tampangnya imut, kayak gue,(hehehe, ok, lo boleh muntah.) tapi malah doyan buku-buku yang kadang penuh dengan adegan perang dan berdarah-darah. Tetapi menurut temen gue, dibalik semua itu, ada sebuah genre yang bisa nyatuin manusia yang begitu berbeda. Komedi.

Nah, salah satu buku yang bakal gue bahas kali ini adalah bukunya si manusia sableng, Raditya Dika. Semua manusia yang pernah baca bukunya dia pasti pernah, minimal, mikir kalo Raditya itu orang aneh.

Gue inget waktu pertama kali nemuin buku karya dia di salah satu meja di tengah Gramedia di Depok. Kejadiannya udah beberapa tahun lalu pas gue masih SMA. Waktu itu, gue lagi jalan sama beberapa anggota komunitas gambar gue. Seperti biasa, kita langsung serentak nyari display komik begitu melangkah masuk Gramedia.
Manusia-manusia yang bersama gue waktu itu ada enam orang. Tujuh sama gue. Mereka adalah Dodi, Ika, Orien, Ipunk,Esa dan Tio. Singkatnya, mereka adalah orang yang punya tingkat keanehan dan kewarasan ga jauh dari gue.

Setelah gagal mendapatkan komik yang gue cari, gue akhirnya menjelajah seluruh lantai dua Gramedia kayak anak ilang buat nyari sesuatu yang bisa bikin gue interest, dan dari sanalah w nemuin sebuah display penuh buku berwarna merah.

Judulnya “Cinta Brontosaurus”.
‘Agak aneh’, gue mulai mikir. Trus gue ngambil buku yang (mungkin) telah dirobek plastiknya dengan beringas oleh pengunjung lain. Gue baca, pengarangnya “Raditya Dika”.
‘Namanya terdengar normal’, batin gue lagi. Tapi judulya yang abnormal. Gambar covernya juga. Sementara temen-temen gue masih ngobrak-ngabrik rak bagian komik, gue akhirnya mutusin buat baca buku aneh itu sambil nungguin mereka selesai.
Tapi, belom juga 2 menit gue udah ga tahan pengen ketawa ngakak. Sumpah! itu buku gokil abis! Satu hal yang langsung muncul di kepala gue setelah itu adalah: temen gue yang laen harus tau tentang buku aneh ini!

Korban pertama yang gue tarik adalah Esa. Cewek manis bernama lengkap Esa Ramadhani yang dari dia SD sampe SMA selalu tertulis sebagai cowok di lembar absen gara-gara namaya itu ( gue serius!) langsung nyamperin gue begitu gue panggil.
Tanpa basa-basi gue langsung nyuruh dia baca buku itu. Sama kasusnya kayak gue tadi, dia langsung ketawa ngakak pas baca beberapa halaman pertama.

Korban kedua gue adalah Ipunk. Cowok freak satu ini tertarik ngeliat gue dan esa yang ketawa jumawa kayak orang bego di tengah toko buku. Dengan rasa penasaran yang amat sangat, dia dengan berat hati ninggalin buku panduan “cara menjadi tampan dalam 3 menit” yang gue tau pengen banget dia beli.
Jadi, buku “cinta Brontosaurus” yang gue pegang sekarang udah di baca sama tiga orang. Kita bertiga ketawa tanpa ampun.

Ika dan Dodi yang lagi nyari komik ga tahan juga akhirnya buat nyamperin gue dan anak-anak yang lagi pada freak mode on. Mereka penasaran kenapa esa, cewek yang jarang banyak tingkah itu terlihat sangat brutal di deket gue dan ipunk. Sedangkan dua orang sisanya, Tio dan Orien yang otaknya sedikit lebih waras dari kita, berusaha diem-diem keluar Gramedia sambil pura-pura ga kenal sama sekumpulan orang yang lagi ketawa ngakak ga jelas.
Gagal keluar dengan sukses karena dipanggil duluan oleh ipunk dengan suara super nyaring, mereka akhirnya nyamperin gue dan yang lainnya dengan muka masem. Mereka udah pasrah, karena teriakan Ipunk tadi udah secara langsung memberi tahu seluruh pengunjung Gramedia bahwa mereka juga adalah teman dari manusia-manusia ga waras yang ngumpul di tengah ruangan.

Satu buku dibaca sama tujuh orang. Bayangkan sodara-sodara, betapa mencoloknya itu. Gue tadinya udah nyuruh Dodi dan Tio ngambil buku lain yang bungkusnya udah di buka juga, tapi mereka nolak dan malah nyuruh gue bacain isi ntu buku dengan suara lantang. Ya gue ga bisa nolak donk. Apalagi pas ngliat gelagat Ika yang seakan bilang kalo gue ga bacain tuh buku, gue bakal dimasukin ke dalam rambut keritingnya yang sangat lebat dan panjang.
Menurut beberapa orang dan pengakuan dari dirinya sendiri, pesawat Adam Air yang hilang dan bangkai pesawatnya tidak pernah ditemukan itu, sebenarnya selama ini ada di dalam rambutnya. Makanya sampai saat ini tim SAR tidak berhasil menemukan sisa-sisa pesawat itu. Nah, karena alesan itu juga, gue akhirnya bacain buku itu ke anak-anak kayak bocah SD yang lagi deklamasi di depan kelas. Abis ngeri sih. Hehehe.

Hampir setengah buku abis gue baca saat itu. Mas-mas Gramedia yang berkeliaran ngawasin buku-buku yang di lantai dua mulai ngeliatin kita dengan pandangan tidak bersahabat. Salah satu mas-masnya ngasih pandangan aneh sambil berusaha jutek buat jaga wibawanya. Tapi yang lainnya, terang-terangan nunjukin rasa penasarannya dengan cara pura-pura jalan bolak-balik di deket kita sambil ngelirik berkali-kali.

Esa yang sadar sama tatapan aneh pengunjung lainnya, setelah mati-matian menahan tawa, berusaha kembali menjadi orang yang paling waras dan menyuruh kita berhenti tertawa. Tapi usahanya gagal. Anak-anak terlalu liar. Setelah lima menit yang panjang, akhirnya anak-anak berhasil ditaklukan. Mereka nyerah dan akhirnya—sambil tetep ketawa—ninggalin display buku itu. Beberapa ngambil buat dibayar di kasir.

Sumpah! Abis gue sama anak-anak ninggalin display itu, gue ngeliat pengunjung lainnya (plus mas-mas yang jaga gramedia) langsung datengin meja tempat buku-buku “Cinta Brontosaurus” yang tadi kita tinggalin. Ternyata mereka lauh penasaran dari yang gue pikir. Gue kembali ngakak bersama yang lain sambil ngelangkah ke escalator.

Monumen untuk sang pelempar sepatu.

‘Sebuah kota di Irak (Tikrit) telah meresmikan sebuah monumen raksasa yang didirikan untuk menghormati seorang jurnalis Irak yang melempar sepatunya kea rah mantan Presiden Amerika Serikat, George W Bush.
Monumen berbentuk sepatu raksasa berwarna perunggu itu bertuliskan, “Muntazer: berpuasa hingga pedangnya bersimbah darah, diam hingga mampu berbicara kebenaran.
Monumen itu didirikan untuk mengenang aksi Muntazer al-Zaidi, wartawan yang melemparkan sepatumya sembari berteriak ‘Anjing’ kearah mantan Presiden AS tersebut.
Zaidi telah ditahan di sebuah penjara Baghdad sejak insiden pelemparan sepatu berlangsung. Dia terancam didakwa melakukan penyerangan terhadap tamu negara.’

( dikutip dari Koran harian Media Indonesia terbitan selasa, 3 feb 2009 )


Hm..semua orang yang suka nongkrongin berita pasti pernah dengar soal kejadian ini. Malah bisa dibilang semua orang di dunia udah tau soal sepatu ajaib yang terlempar kearah orang yang pernah berkuasa di AS ini. Banyak yang marah, tapi lebih banyak lagi yang senang bukan main. Bayangkan, Bush yang dibenci oleh banyak orang di dunia—terutama negara-negara islam—telah dipermalukan di muka dunia. Jadi menurut gue, cukup wajar ada barang-barang yang berterbangan ke arahnya.
Dia (Bush), seharusnya bersyukur karena sudah menjadi seorang warga sipil biasa, karena kalau tidak, mungkin di lawatannya lain waktu, dia akan menerima kulkas terbang, gerobak terbang, atau bahkan gajah terbang yang akan mendarat di wajahnya.

Gue pribadi ketawa ngakak dan bilang kalo orang yang ngelemparin sepatu ke arah Bush itu sangatlah keren. Karena dari segitu banyak orang yang benci atau tidak suka pada Bush, hanya dia yang berani menentangnya langsung walaupun dengan hanya melempar sepatunya.

Nilai +1000 buat Muntazer yang sangat berani. ^^

Kamis, 29 Januari 2009

'malaikat' yang bukan malaikat

hayoo loh..., bigung kan baca judulnya?! w aja bingung. hehehe.
malaikat yang bukan malaikat. kalo si-mantan-istrinya-marcell mengungkapkan malaikat jenis ini sebagai malaikat yang ga cemerlang, rupawan, dan hm...w lupa...ya pokoknya itu lah.
nah, malaikat yang w maksud ya ga jauh beda . ok. mungkin terlalu berlebihan, tapi pasti setiap orang pernah ketemu sama makhluk yang satu ini. w sendiri pernah kok.

malaikat ini sama seperti kita. punya emosi, berwajah pas-pasan (curhat,hehehe^^), atau mungkin cantik, kasep, geulis, bahkan tidak beraturan serta abstrak (mukanya), suka sekali tanpa disadari mencampuri urusan orang lain, dan (sayangnya) ga terlalu sering disadari keberadaannya.

pada zaman dahulu kala, saat hitler belum punya kumis seperti selotip hitam yang terpotong dalam bentuk simetris, masih banyak orang yang percaya bahwa malaikat itu pasti bersayap putih dan punya cincin emas yang melayang di atas kepala mereka.
zaman sekarang pun belum bayak berubah persepsinya. tetep punya sayap. punya cincin emas yang melayang di atas kepala. ga begitu kreatif memang.
coba kalian tanya berapa harga cabe keriting pada setiap orang yang kalian temui di jalan. pasti mereka akan berfikir tentang kemungkinan bahwa anda tidak cukup wars dan dilanjutkan dengan pemikiran 'apakah tampang gue mirip tukang cabe?'

engga. kali ini w ga bakal ngebahas cabe kriting (walaupun w bener-bener gatel pengen ngomogongin kenapa cuma cabe merah yang punya hair stylist sendiri. sedangkan bawang, tomat dan bahan sambelan lainnya ga ada yang punya, sehingga mereka ga punya kaum seperti tomat rebonding atau bawang konde ala dorce). sungguh mengherankan.

ok. kembali lagi ke soal malaikat. coba lo tanya orang di sekitar lo soal ciri-ciri malaikat. buat orang yang pikirannya cetek kayak w, pasti nyebutin ciri-ciri sayap dan cincin emas di atas kepala, karena emang kita--ok. w dan banyak manusia lainnya--udah didoktrin oleh film-film dan berbagai tayangan televisi aneh lainnya dari dulu.

di kasus w kali ini, malaikatnya berbentuk manusia. ga jelek, tapi ga bisa dibilang ganteng. baik hati dan sangat emosional sodara-sodara. (perlu di garis bawahi dia ga punya sayap dan cincin emas di kepala). dia sangat rajin bertindak layaknya manusia yang tidak normal, seperti ber-kosak* ria di depan umum, menciptakan kata-kata aneh yang hanya bisa dimengerti oleh makhluk sebangsa anehnya dan kacaunya, malah jadi trendsetter diantara temen-temennya, termasuk w (malah dia bilang kelak dia bakal bikin sebuah universitas yang salah satu jurusannya mempelajari bahasa 'gaol' ciptaanya). haah..bersyukurlah kalian cita-cita mulianya itu tidak pernah terwujud.

malaikat ini dari dulu sampai sekarang senang sekali menebarkan ekspresi lucu dan membuat orang-orang yang ada di sekitarnya bahagia. suatu kali dengan jumawanya dia nyamperin w yang lagi jatoh mentalnya (ya. mental w memang sangat udah jatoh). saat itu w lagi stress gara-gara di jejelin filem india 3 hari 3 malem.


enggak ding. becanda, hehehe.

intinya w lagi depresi berat. sangat berat sampe-sampe w ga bisa mutusin apa yang harus w lakukan seandainya ada sebuah becak yang melaju dengan kecepatan 80 km/jam di hadapan w (buset. ni becak pa ferari?, hehehe namyanya juga berandai-andai^^)

nah ni manusia setelah tau w lagi depresi, dia bela-belain dateng nyamperin w, yang saat itu, jaraknya amat sangat jauh dari dia.
dateng dengan ngomel-ngomel layaknya preman tanah abang yang abis kecopetan, iya, dia tetep ngomel ke w pas w lagi depresi, dia ada di samping w walopun dah w tolak kebaikannya secara halus. abis itu, dia berenti ngomel dan maksa w buat cerita soal masalah w. dia tetep di samping w. ngajakin w sholat dan nenangin diri w.

saat itu w mikir, ni orang kerajinan amat ngurusin w padahal w bukan siapa-siapanya dia.w juga ga minta kok. tapi w terus tau kalo dia bukan lagi kerajinan atau lagi kurang kerjaan, tapi karena dia bener-bener baik dan ikhlas pengen nopang w yang lagi butuh sebuah tempat buat ngelepasin beban w. beban yang selalu w tumpuk dalam waktu yang lama.
tapi di sanalah dia, malaikat itu, ada buat w, buat orang yang ga jelas kayak w. saat itu, jujur, w bener-bener bahagia.

tapi sayangnya, bahkan malaikat ini bisa juga jadi capek dan jenuh buat jadi sesosok malaikat buat w. walaupun w tau alesannya, tapi sebagian diri w tetep ngerasa kehilangan orang yang sangat berarti buat w.
bahkan sekarang, ga ada tatapan malaikat yang bisa w liat menuju ke arah w. rasanya sedih banget. bahkan bisa dibilang sakit.

sekarang ga ada siapa-siapa yang bisa ngasih w tatapan 'w ngerti perasaan lo' walopun tanpa kata-kata. sekarang w tau bahwa malaikat jenis ini punya kehidupannya sendiri, rasanya sendiri, dan diantara itu semua, ga ada seorang manusia yang gampang depresi (itu w!).

malaikat juga bisa capek. jenuh.
dan kadang w berharap w punya jam waktu yang bisa w putar kembali dan bawa w ke masa lalu. ke masa itu.

so? lo pernah punya malaikat??


*kosak: sebuah tarian aneh. (menurut w). cek aja di google. hehehe